Bahaya Lisan

Jagalah lisan dari 8 perkara ;

  1. Berbohong (berdusta)

Jaga lisanmu, baik ketika berbicara yang benar aau bergurau. Dan janganlah membiasakan diri menganggap bahwa berbohong itu adalah sesuatu yang remeh. Karena dari yang remeh itu menjadi serius. Maka kebohongan itu, pokoknya adalah dosa besar. Jika anda dikenal oleh orang lain sebagai pembohong, maka ucapanmu itu jatuh tidak ada harganya. Kepercayaan orang akan lenyap sebagian, dan banyak orang akan menghinakanmu karena perbuatanmu sendiri. Jika kita ingin melihat seberapa kejinya perbuatan bohong, maka lihatlah dari perlakuan orang lain yang berbohong kepada kita. Keburukan itu kita bisa bercermin dari orang lain. Jika tidak menyukai oranglain berbuat sesuatu yang keji kepada kita, maka jangan berbuat demikian terhadap orang lain.

  • Mengingkari janji

Seyogyanya, setiap kali berjanji maka penuhilah. Akan jauh lebih baik, jika perbuatan baikmu itu langsung dibuktikan dengan tindakan nyata tanpa banyak bicara. Akan tetapi jika harus berjanji, maka pastikan bisa mepatinya kecuali ada uzur syar’I. karena mengingkari janji adalah termasuk cirri orang yang munafik dan akhlak tercela.

Nabi bersabda

ثلاث من كنّ فيه … فهو منافق وإن صام و صلى

Rasul bersabda, ada 3 manusia yang jika salah satunya ada, yaitu … dia munafiq, meskipun dia puasa dan sholat.

Siapa saja yang tiga ini? Yang pertama, jika ia berbicara ia berdusta, jika ia berjanji tidak menepati, dan ketika ia diberi amanah dia berkhianat.

  • Ghibah

Ghibah itu dosanya lebih berat dari zanniyat dalam islam, demikian saya sampaikan. Makna ghibah yaitu menyebutkan sesuatu, memperbincangkan oranglain, yang mana jika orang orang lain mendengarkan maka ia tidak suka. Maka jika kita melakukan yang demikian, membicarakan orang yang ketika orang lain menddengarkannya ia tidak menyukai hal itu, maka anda termasuk orang yang melakukan ghibah dan itu merupakan perbuatan dzalim meskipun itu benar.

  • Hati-hati terhadap perbuatan ghibah. Karena sesungguhnya perbuatan ghibah itu terkumpul 2 dosa. Yang pertama, jika seseorang paham bahwa yang dibicakan adalah ghibah. Yang kedua, mengklaim diri seolah-olah baik. Jika keduany memang benar maka diam (jangan diutarakan)

Resume By Muthmainnah Sannuga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *